PERAN SERTA PRAMUKA PEDULI PADA GERAKAN PRAMUKA

100_5081

Salam Pramuka,

Nama Pramuka Peduli memang baru disahkan di Kwarnas pada tahun 1998, namun pergerakannya sungguh luar biasa, dimana hampir seluruh jajaran Kwartir Daerah se-Indonesia telah memiliki Satgas Pramuka Peduli.

Termasuk yang paling giat melaksanakan Pramuka peduli adalah Kwarda Lampung, yang kini telah memiliki Satuan Pramuka Peduli, yang telah melakukan Diklat pada tahun 2007 silam.

Hanya saja, masih patut disayangkan, dimana para Pramuka yang berusaha mendirikan Satgas Pramuka Peduli di masing-masing Kwartir Cabang harus menemui beberapa rintangan dan hambatan, sehingga hingga saat ini belum semua Kwartir Cabang se-Lampung memiliki Satuan Pramuka Peduli.

Ditinjau dari Fungsiny, sebenarnya Pramuka Peduli memiliki fungsi mendidik kader muda untuk dapat berperan aktif dalam segala bentuk Pendidikan Pendahuluan Bela Negara dan dapat membantu pemerintah dalam upaya Penanggulangan bencana.

Di Kwartir Ranting Kalianda, Kwarcab Lampung Selatan sendiri telah melaksanakan Diklat ( Pendidikan dan Latihan ) Pramuka Peduli sebanyak 2 kali, dan telah banyak melaksanakan kegiatan kemanusiaan, seperti yang paling Update membantu pada bencana alam di Kec. Seragi, Lamsel, kemudian yang lainnya seperti berperan aktif pada saat bencana alm di Aceh, melaksanakan Bakti Sosial di lingkungan kemasyarakatan,dll.

Semoga dengan Pramuka Peduli, mampu mengembalikan Citra Pramuka yang semakin Luntur ditelan Zaman, amiiin.

tak lupa penulis mohon kepada kakak-kakak yang berkompeten untuk dapat membantu segala aktifitas dan kegiatan Pramuka Peduli di lingkungan kakak.

Iklan

Penegak

s63018621Penegak adalah anggota gerakan Pramuka yang sudah memasuki jenjang umur 16 sampai 21 tahun. Ada beberapa tingkatan dalam Penegak yaitu : * Penegak Bantara * Penegak Laksana * Penegak Garuda dimana tingkatan tersebut Pramuka Garuda ialah tingkatan tertinggi dalam Golongan Penegak. 10 orang Penegak disebut Sangga,dalam satu Sangga dipimpin salah seorang Penegak yang disebut Pimpinan Satuan (PINSAT). Beberapa Sangga terbentuklah yang namanya AMBALAN, yang dipimpin oleh PRADANA. Didalam Ambalan terdapat struktur organisasi yang lengkap misal : Krani, Juru Uang,Juru Adat dan Anggota. Setiap Ambalan mempunyai nama yang bermacam-macam, bisa nama pahlawan, tokoh pewayangan dan lain sebagainya. Bunyi Trisatya Pramuka Penegak berbeda dengan Trisatya Penggalang. Berikut bunyi Trisatya Penegak: Trisatya Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan negara kesatuan Republik Indonesia, menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat, menepati Dasa Darma. Kegiatan-kegiatan Penegak Kegiatan Pramuka Penegak adalah perwujudan dari sumpah di atas. Berikut ini acara-acara pertemuan Penegak:

* Lompat Tali/Tantaingan (Kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing Ambalan)

* Pelantikan Penegak Bantara & Laksana

* Gladian Pimpinan Sangga (DIANPINSA)

* Raimuna (Rover Moot)

* Perkemahan Wirakarya (Community Development Camp)

* Perkemahan Bhakti (sama dengan Perkemahan Wirakarya tetapi merupakan acara Satuan Karya)

* Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI)

STRATEGI GERAKAN PRAMUKA

1. Meningkatkan citra Pramuka.
Hal ini diperlukan untuk dapat lebih dipahami dan sekaligus diminati oleh kaum muda untuk dapat ikut berpartisipasi didalamnya dan sekaligus dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang dihadapi secara internal dan eksternal Gerakan Pramuka

2. Mengembangkan kegiatan kepramukaan yang sesuai karakteristik dan minat kaum muda.
Hal ini diperlukan karena Gerakan Pramuka pada hakekatnya kegiatan kaum muda yang memiliki karakteritik dan minat yang khas, dan sekaligus sebagai motivasi bagi anggota Pramuka dalam mengisi diri untuk selanjutnya dikembangkan melalui program Pramuka peduli sebagai bagian dari penjabaran program Pramuka secara menyeluruh.

3. Mengembangkan program Pramuka Peduli
Bahwa program kegiatan Pramuka Peduli, dimaksudkan untuk menciptakan kader yang memiliki watak dan jiwa patriotisme, memiliki integritas, moralitas dan ketrampilan sebagai bekal bagi kader Pramuka yang juga diarahkan pada pemantapan Pramuka sebagai kader bangsa.

4. Memantapkan organisasi, kepemimpinan dan sumberdaya Pramuka.
Bahwa untuk meningkatkan peran dan fungsi organisasi secara struktural diperlukan adanya konsolidasi yang baik dan teratur dan mendapatkan penyegaran organisasi sehingga dengan sendirinya akan berpengaruh pada kepemimpinan dan kesiapan sumber daya pramuka.

Published in: on 15 Januari 2009 at 08:03  Comments (1)  
Tags: , , , , , , , , , , , , ,